Fabregas Tegaskan Como Belum Setara Inter, Tapi Sudah Mendekat

guyonanbola.com – Cesc Fabregas menyampaikan evaluasi jujur setelah Como 1907 gagal melangkah ke final Coppa Italia 2026. Ia melihat timnya belum mencapai level Inter Milan, meski performa menunjukkan peningkatan signifikan.
Como sempat memimpin dua gol lebih dulu. Namun, Inter membalikkan keadaan dan menang 3-2. Hasil itu menghentikan langkah Como di semifinal.
Fabregas menilai Inter memiliki mental juara dan pengalaman yang lebih matang. Ia menegaskan bahwa timnya masih harus berkembang, terutama di momen krusial pertandingan.
Comeback Inter Jadi Pelajaran Besar
Como tampil agresif sejak awal laga. Martin Baturina dan Lucas Da Cunha membawa tim unggul hingga memasuki menit akhir pertandingan. Namun, Inter merespons dengan cepat dan mencetak tiga gol balasan.
Hakan Calhanoglu mencetak dua gol, lalu Petar Sucic memastikan kemenangan Inter di menit akhir.
Fabregas menilai situasi tersebut menunjukkan kelemahan timnya. Ia menyoroti kurangnya ketajaman di kedua kotak penalti sebagai faktor utama kekalahan.
Ia menegaskan bahwa timnya gagal memanfaatkan peluang penting. Selain itu, ia melihat pemain belum mampu menjaga konsistensi hingga peluit akhir.
Perkembangan Como Tidak Bisa Diabaikan
Fabregas tetap menyoroti sisi positif. Ia mengingat perjalanan Como yang bangkit dari kebangkrutan pada 2017 hingga mampu bersaing di level tinggi.
Dalam beberapa musim terakhir, Como naik dari Serie C dan kini mampu menantang klub besar Italia.
Ia menyebut pencapaian semifinal sebagai langkah besar. Ia juga melihat timnya hampir mengalahkan Inter dalam dua pertemuan terakhir.
Fabregas menegaskan bahwa proses perkembangan berjalan sesuai rencana. Ia ingin tim terus belajar dari pertandingan besar seperti ini.
Faktor Mental dan Pengalaman Jadi Pembeda
Fabregas menyoroti aspek mental sebagai pembeda utama. Ia melihat Inter mampu tetap tenang saat tertinggal.
Sebaliknya, Como kehilangan kontrol saat tekanan meningkat. Ia menilai pengalaman bermain di level tertinggi membantu Inter membalikkan keadaan.
Ia juga menilai pemainnya harus meningkatkan ketahanan mental. Ia ingin tim mampu menjaga fokus dalam situasi sulit.
Target Selanjutnya: Konsistensi dan Efektivitas
Fabregas langsung mengarahkan fokus ke masa depan. Ia ingin tim memperbaiki efektivitas di depan gawang dan pertahanan.
Ia menilai kedua area itu menjadi kunci untuk mengejar level tim elite. Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dalam setiap pertandingan.
Selain itu, ia ingin pemain muda terus berkembang. Ia melihat potensi besar dalam skuad yang dimilikinya saat ini.
Kesimpulan: Como Mendekat, Tapi Belum Sampai
Fabregas tidak mencari alasan atas kekalahan tersebut. Ia mengakui kualitas Inter sebagai tim papan atas.
Namun, ia juga menegaskan bahwa Como sudah berada di jalur yang tepat. Ia melihat jarak dengan tim besar semakin menipis.
Como memang belum setara dengan Inter. Namun, performa terbaru menunjukkan bahwa mereka terus mendekat dan siap menantang di masa depan.



