Chelsea Harus Benahi Lini Belakang jika Ingin Bersaing di Papan Atas

guyonanbola.com – Chelsea menghadapi pekerjaan besar setelah kalah 0-3 dari Brentford pada pekan kelima Premier League 2026/27.
Hasil tersebut memperpanjang periode sulit Chelsea. The Blues kini menjalani tiga pertandingan liga tanpa kemenangan.
Sebelumnya, Chelsea kalah 1-2 dari Arsenal. Setelah itu, mereka bermain imbang 2-2 melawan Hull City. Kekalahan dari Brentford kemudian membuat masalah pertahanan kembali mencuat.
Chelsea sebenarnya memulai musim dengan dua kemenangan. Mereka mengalahkan Fulham 3-2 dan Brighton 4-3.
Namun, dua kemenangan tersebut juga memperlihatkan masalah yang sama. Chelsea mampu mencetak banyak gol, tetapi lini belakang terlalu mudah memberikan peluang kepada lawan.
Chelsea Sudah Kebobolan 12 Gol
Catatan pertahanan Chelsea menjadi perhatian utama setelah lima pertandingan liga.
Tim asuhan Xabi Alonso sudah kebobolan 12 gol di Premier League. Mereka juga belum mencatat clean sheet dalam 21 pertandingan liga secara beruntun.
Angka tersebut menunjukkan bahwa masalah Chelsea bukan sekadar kesalahan dalam satu pertandingan.
Pertahanan perlu memperbaiki koordinasi. Pemain juga harus menjaga jarak antarlini dengan lebih baik.
Selain itu, Chelsea perlu meningkatkan konsentrasi saat menghadapi bola mati. Gol pertama Brentford menjadi contoh nyata.
Jannik Schuster mengarahkan bola dari sepak pojok. Jaidon Anthony kemudian mendapat ruang di depan gawang dan mencetak gol.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa Chelsea gagal menjaga lawan ketika menghadapi situasi bola mati.
Brentford Manfaatkan Celah Chelsea
Chelsea menguasai bola dalam beberapa periode pertandingan. Namun, penguasaan tersebut tidak cukup untuk mengendalikan permainan.
Brentford justru mampu menciptakan situasi berbahaya setelah memasuki babak kedua.
Gol kedua memperlihatkan masalah lain. Chelsea mulai mengejar gol setelah tertinggal. Brentford kemudian memanfaatkan ruang melalui serangan balik.
Kevin Schade membawa bola melewati pertahanan Chelsea. Emiliano Martinez sempat menggagalkan peluang pertama.
Namun, Igor Thiago menyambar bola muntah dan mengubah skor menjadi 2-0.
Fabio Carvalho kemudian mencetak gol ketiga pada masa tambahan waktu.
Alhasil, Chelsea pulang tanpa gol dan tanpa poin.
Xabi Alonso Minta Pemain Lebih Konsisten
Xabi Alonso menyadari Chelsea harus meningkatkan konsistensi.
Pelatih asal Spanyol itu menilai pemain harus menjaga fokus sepanjang pertandingan. Chelsea mampu tampil baik dalam beberapa bagian laga, tetapi performa tersebut tidak bertahan hingga akhir.
Masalah itu muncul dalam beberapa pertandingan sebelumnya.
Saat menghadapi Hull, Chelsea sempat unggul lebih dulu. Namun, Mohamed Belloumi mencetak dua gol untuk membawa Hull unggul.
Chelsea akhirnya menyamakan kedudukan melalui Joao Pedro.
Alonso kemudian menyoroti pentingnya menjaga jarak antarpemain ketika tim unggul. Chelsea perlu mempertahankan struktur agar lawan tidak mudah menemukan ruang.
Lini Tengah Juga Punya Peran Penting
Perbaikan pertahanan tidak hanya bergantung pada tiga atau empat bek.
Lini tengah juga harus membantu menjaga keseimbangan tim.
Moises Caicedo menjadi salah satu pemain penting dalam struktur tersebut. Namun, cedera membuatnya baru bermain beberapa menit pada awal musim ini.
Absennya Caicedo memberi pengaruh pada perlindungan terhadap lini belakang.
Chelsea juga mencoba beberapa kombinasi pemain di lini tengah. Alonso perlu menemukan pasangan yang mampu menjaga penguasaan bola sekaligus menutup ruang.
Dengan begitu, bek tidak harus menghadapi serangan lawan secara langsung terlalu sering.
Chelsea Punya Masalah Saat Bola Mati
Bola mati menjadi salah satu area yang perlu Chelsea perbaiki.
Brentford mencetak gol pembuka melalui sepak pojok. Schuster memenangkan duel udara sebelum Anthony menyelesaikan peluang.
Situasi tersebut menunjukkan pentingnya organisasi saat menghadapi tendangan sudut.
Chelsea juga perlu meningkatkan komunikasi antara bek dan gelandang.
Pemain harus memahami tugas masing-masing. Mereka juga perlu membaca pergerakan lawan lebih cepat.
Jika Chelsea terus memberikan ruang dalam situasi bola mati, lawan akan terus mencari celah yang sama.
Rekor Tanpa Clean Sheet Jadi Perhatian
Chelsea kini menjalani 21 pertandingan Premier League tanpa clean sheet.
Catatan tersebut menjadi salah satu masalah terbesar dalam perjalanan tim.
Chelsea memiliki kemampuan mencetak gol. Mereka sudah menghasilkan 10 gol dalam empat pertandingan pertama liga sebelum menghadapi Brentford.
Namun, produktivitas tersebut belum cukup ketika pertahanan terus memberikan gol kepada lawan.
Sepak bola membutuhkan keseimbangan. Tim harus mampu menyerang dengan agresif sekaligus menjaga pertahanan.
Karena itu, Alonso perlu menemukan formula yang lebih stabil.
Cedera Ikut Mengganggu Pilihan Alonso
Chelsea juga menghadapi persoalan cedera pada sejumlah pemain penting.
Reece James tidak tampil melawan Brentford. Moises Caicedo juga masih menghadapi masalah kebugaran.
Joao Pedro turut absen dalam pertandingan tersebut. Absennya penyerang asal Brasil itu membuat Chelsea kehilangan salah satu sumber ancaman di lini depan.
Kondisi tersebut membuat Alonso harus mengubah komposisi tim.
Pelatih juga perlu mencari solusi tanpa mengorbankan keseimbangan antara serangan dan pertahanan.
Chelsea Masih Punya Potensi di Lini Serang
Masalah pertahanan tidak menghapus kemampuan Chelsea dalam mencetak gol.
Cole Palmer tetap menjadi salah satu pemain penting dalam skema Alonso.
Palmer beberapa kali mencoba membuka ruang saat menghadapi Brentford. Namun, pertahanan tuan rumah mampu membatasi pengaruhnya.
Chelsea juga memiliki beberapa pemain dengan kemampuan menyerang tinggi.
Karena itu, Alonso tidak perlu mengubah seluruh pendekatan tim.
Fokus utama justru perlu mengarah pada keseimbangan.
Chelsea harus menjaga kreativitas di depan tanpa membuat lini belakang kehilangan perlindungan.
Istirahat Memberi Waktu untuk Alonso
Chelsea kini memiliki waktu untuk melakukan evaluasi.
Setelah pertandingan melawan Brentford, jeda internasional memberi Alonso kesempatan memperbaiki sejumlah masalah.
Pertandingan berikutnya baru berlangsung pada 10 Oktober. Chelsea akan menjamu Bournemouth di Stamford Bridge.
Waktu tersebut bisa Alonso manfaatkan untuk memperbaiki organisasi pertahanan.
Ia juga bisa menguji kombinasi pemain sebelum kembali menjalani jadwal Premier League.
Chelsea Perlu Bangun Pertahanan yang Lebih Stabil
Chelsea tidak bisa terus mengandalkan kemampuan mencetak gol untuk mendapatkan hasil.
Kemenangan 4-3 atas Brighton menunjukkan kekuatan serangan. Namun, tujuh gol dalam satu pertandingan juga memperlihatkan ruang besar yang muncul di kedua sisi permainan.
Kemenangan 3-2 atas Fulham menunjukkan pola yang hampir sama.
Sebaliknya, saat menghadapi Arsenal, Hull, dan Brentford, kelemahan pertahanan kembali muncul.
Chelsea perlu mengurangi jarak antara lini tengah dan lini belakang. Pemain juga harus lebih cepat menutup ruang.
Selain itu, organisasi saat bola mati membutuhkan perhatian khusus.
Target Papan Atas Membutuhkan Konsistensi
Chelsea saat ini berada di posisi ketujuh setelah lima pertandingan liga. Mereka mengoleksi dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.
Posisi tersebut masih memberi ruang bagi Chelsea untuk memperbaiki keadaan.
Namun, persaingan Premier League berlangsung ketat.
Chelsea perlu mengumpulkan poin secara konsisten. Pertahanan yang lebih kuat dapat membantu mereka menghindari kehilangan poin dari situasi yang sebenarnya bisa mereka kendalikan.
Karena itu, pekerjaan Alonso tidak hanya berkaitan dengan strategi menyerang.
Ia juga harus membangun struktur pertahanan yang mampu bertahan selama 90 menit.
Kesimpulan
Chelsea menghadapi masalah serius pada lini belakang setelah kalah 0-3 dari Brentford.
The Blues sudah kebobolan 12 gol dalam lima pertandingan Premier League. Mereka juga belum mencatat clean sheet dalam 21 pertandingan liga secara beruntun.
Xabi Alonso perlu memperbaiki koordinasi pertahanan, organisasi bola mati, serta keseimbangan lini tengah.
Cedera Moises Caicedo dan Reece James turut membatasi pilihan Alonso. Namun, jeda internasional memberi kesempatan bagi Chelsea untuk melakukan evaluasi.
Di sisi lain, Chelsea tetap memiliki potensi besar dalam menyerang. Cole Palmer dan para pemain depan dapat menciptakan peluang serta mencetak gol.
Kini, Chelsea perlu menemukan keseimbangan antara serangan dan pertahanan. Jika mereka ingin menjaga posisi di papan atas, konsistensi menjadi salah satu kebutuhan utama sepanjang musim.




