Persija Akhiri TC di Thailand dengan Kemenangan 2-1 atas Chiangrai United

guyonanbola.com – Persija Jakarta menutup training camp (TC) di Thailand dengan hasil positif. Macan Kemayoran mengalahkan Chiangrai United dengan skor 2-1 dalam laga uji coba di Alpine Training Football Camp, Bangkok, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Kemenangan tersebut menjadi penutup rangkaian persiapan Persija di Thailand. Tim asuhan Shin Tae-yong menjalani program intensif untuk membangun kondisi fisik, taktik, serta kerja sama antarpemain.
Arlyansyah Abdulmanan membuka keunggulan Persija. Setelah itu, Rizky Ridho menambah satu gol untuk membawa Macan Kemayoran unggul dua gol. Chiangrai United kemudian memperkecil jarak melalui satu gol balasan.
Persija Tampil Lebih Kompak
Persija menunjukkan perkembangan permainan setelah menjalani program latihan intensif di Thailand. Kerja sama antarpemain terlihat semakin solid dalam laga melawan Chiangrai United.
Selain itu, koordinasi antar lini juga berjalan lebih baik. Para pemain mampu menjaga aliran bola ketika membangun serangan.
Lini pertahanan Persija juga mampu menghadapi tekanan lawan. Para pemain bergerak lebih terorganisasi ketika Chiangrai United mencoba meningkatkan intensitas permainan.
Shin Tae-yong menilai perkembangan tersebut sesuai dengan target yang ia susun selama TC. Pelatih asal Korea Selatan itu melihat pemain mulai memahami pola permainan yang ia inginkan.
Menurut Shin, timing operan dan tempo permainan menjadi beberapa aspek yang menunjukkan perkembangan. Ia juga menilai para pemain mampu mengambil keputusan dengan lebih baik ketika menguasai bola.
Hasil tersebut tentu memberi modal penting bagi Persija. Namun, Shin tidak ingin tim hanya mengejar hasil pertandingan uji coba.
Arlyansyah dan Rizky Ridho Cetak Gol
Persija mendapat kontribusi gol dari dua pemain berbeda. Arlyansyah Abdulmanan lebih dulu membawa Macan Kemayoran unggul.
Gol tersebut memberi Persija momentum untuk terus mengembangkan permainan. Setelah itu, Rizky Ridho mencatatkan namanya di papan skor.
Dua gol tersebut membuat Persija mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir. Chiangrai United hanya mampu mencetak satu gol untuk memperkecil selisih.
Laga ini juga memberi Shin kesempatan untuk mengevaluasi pemain. Ia dapat melihat penerapan materi latihan dalam situasi pertandingan.
Sebelumnya, Persija juga menjalani laga uji coba melawan Police Tero. Pertandingan pada 19 Agustus 2026 itu berakhir dengan kemenangan Persija 2-1.
Rayhan Hannan menjadi penentu kemenangan Persija dalam pertandingan tersebut. Ia mencetak dua gol untuk membawa tim meraih hasil positif.
Dengan demikian, Persija menutup dua laga uji coba di Bangkok dengan dua kemenangan. Catatan tersebut memperlihatkan hasil positif dari proses persiapan yang mereka jalani.
TC Thailand Fokus pada Fisik dan Taktik
Persija memulai rangkaian TC di Thailand dengan fokus pada peningkatan kondisi fisik. Tim menjalani program latihan di Hua Hin selama pekan pertama.
Shin Tae-yong memberikan porsi latihan yang cukup intensif. Pemain menjalani dua sesi latihan setiap hari.
Sesi pagi berfokus pada penguatan fisik dan otot. Kemudian, sesi sore memadukan latihan fisik dengan materi taktikal.
Setelah menyelesaikan program fisik di Hua Hin, Persija berpindah ke Bangkok. Fokus latihan kemudian bergeser menuju pematangan permainan.
Tim pelatih mulai memperbanyak materi taktik. Para pemain juga mendapat kesempatan untuk meningkatkan koordinasi serta pemahaman terhadap skema permainan.
Perubahan tersebut terlihat dalam dua laga uji coba. Persija mampu menerapkan sejumlah materi yang mereka jalani selama latihan.
Karena itu, kemenangan atas Chiangrai United tidak hanya memberi tambahan kepercayaan diri. Pertandingan tersebut juga membantu Shin melihat perkembangan setiap pemain.
Shin Tae-yong Siapkan Persija Menuju Musim Baru
Setelah menyelesaikan TC Thailand, Persija akan kembali fokus pada persiapan menuju Super League 2026/2027.
Shin Tae-yong masih memiliki sejumlah pekerjaan sebelum kompetisi resmi bergulir. Ia ingin mempertahankan perkembangan fisik sekaligus meningkatkan pemahaman taktik para pemain.
Kondisi fisik menjadi salah satu perhatian utama. Shin ingin para pemain memiliki stamina yang cukup untuk bermain selama 90 menit.
Selain itu, pelatih juga akan memperhatikan jarak antar lini. Persija perlu menjaga organisasi permainan agar tetap solid ketika menyerang maupun bertahan.
Timing operan juga menjadi bagian penting dari sistem permainan yang Shin bangun. Pemain harus mampu membaca situasi sebelum mengalirkan bola kepada rekan setim.
Dengan begitu, Persija tidak hanya mengandalkan kemampuan individu. Tim juga perlu membangun permainan kolektif yang konsisten.
Persija Segera Kembali ke Jakarta
Persija menyelesaikan rangkaian TC di Thailand pada 22 Agustus 2026. Tim kemudian kembali ke Jakarta pada 23 Agustus.
Setelah kembali ke ibu kota, Persija akan melanjutkan persiapan menuju musim baru. Program berikutnya akan menjadi kesempatan bagi Shin untuk memperbaiki detail permainan.
Macan Kemayoran juga memiliki agenda peluncuran tim, jersey, dan sponsor. Persija akan menghadapi Brisbane Roar di Jakarta International Stadium pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Laga tersebut dapat menjadi kesempatan berikutnya bagi Persija untuk menguji kesiapan tim. Selain itu, pertandingan tersebut memberi kesempatan kepada pemain untuk kembali membangun chemistry sebelum kompetisi resmi.
Kemenangan atas Chiangrai United memberi Persija penutup TC yang positif. Kini, Shin Tae-yong perlu menjaga momentum tersebut agar tim semakin siap menghadapi persaingan Super League 2026/2027.
Persija pun membawa sejumlah modal penting dari Thailand. Kondisi fisik pemain semakin kuat, pemahaman taktik mulai berkembang, dan kerja sama antarpemain terlihat semakin padu.
Karena itu, kemenangan 2-1 atas Chiangrai United bukan sekadar hasil laga uji coba. Persija juga mendapat gambaran mengenai perkembangan tim setelah menjalani program latihan intensif selama berada di Thailand.




