3 Kandidat Kuat Pewaris Nomor 10 Lionel Messi di Timnas Argentina

guyonanbola.com – Timnas Argentina memasuki babak baru setelah Lionel Messi mengakhiri perjalanan panjang bersama Albiceleste. Kepergian sang kapten tidak hanya meninggalkan ruang besar dalam permainan. Argentina juga harus mencari pemain yang pantas mengenakan nomor 10.
Nomor tersebut memiliki arti sangat besar dalam sejarah sepak bola Argentina. Diego Maradona pernah membangun kejayaan dengan nomor itu. Setelah era Maradona berakhir, Lionel Messi kemudian membawa nomor 10 menuju generasi berikutnya.
Messi mengenakan nomor 10 Argentina untuk pertama kalinya pada Maret 2009. Sejak saat itu, nomor tersebut hampir selalu melekat dengan namanya dalam pertandingan besar Argentina.
Sekarang Lionel Scaloni menghadapi tantangan baru. Sang pelatih harus membangun Argentina tanpa ketergantungan kepada Messi. Ia juga perlu menentukan sosok yang siap membawa simbol besar tersebut.
Sejumlah nama muncul dalam pembicaraan. Namun, Nico Paz, Thiago Almada, dan Franco Mastantuono memiliki alasan kuat untuk masuk dalam daftar teratas.
Nico Paz Punya Profil Klasik Seorang Nomor 10
Nico Paz menjadi nama yang paling menarik dalam persaingan ini. Gelandang serang tersebut mempunyai gaya permainan yang cocok dengan karakter seorang nomor 10 modern.
Paz memiliki kreativitas, teknik, visi, dan kemampuan mencari ruang. Ia juga mampu beroperasi sebagai gelandang serang, pemain nomor delapan, atau pemain di belakang striker.
Kemampuan tersebut memberikan Scaloni banyak pilihan taktik.
Nico Paz juga masih memiliki usia yang mendukung proyek jangka panjang Argentina. Ia bisa berkembang bersama generasi baru Albiceleste menuju Piala Dunia 2030.
Paz sudah memperoleh tempat dalam skuad senior Argentina. Ia juga terus menunjukkan perkembangan dalam sepak bola Eropa.
Menariknya, Paz mengenakan nomor 10 bersama klubnya. Situasi tersebut semakin menguatkan hubungannya dengan peran kreator serangan.
Media Argentina juga menempatkan Paz sebagai salah satu calon alami untuk membawa nomor 10. Karakter permainannya membuat nama Paz muncul paling kuat ketika publik membahas pewaris Messi.
Namun, Paz tidak perlu bermain seperti Messi.
Argentina justru membutuhkan identitas baru. Paz bisa membangun gaya permainannya sendiri tanpa mencoba meniru setiap aspek permainan sang legenda.
Thiago Almada Punya Pengalaman dan Kreativitas
Thiago Almada menawarkan keunggulan berbeda.
Almada sudah merasakan atmosfer tim nasional dalam berbagai pertandingan penting. Ia juga menjadi bagian Argentina ketika tim tersebut meraih gelar Piala Dunia 2022.
Pengalaman itu memberikan nilai tambahan.
Almada memiliki kemampuan menggiring bola, menciptakan peluang, serta bergerak dari berbagai area serangan. Ia dapat bermain sebagai gelandang serang ataupun melebar ke sisi lapangan.
Scaloni juga beberapa kali memberikan peran penting kepada Almada ketika Messi tidak tampil.
Almada bahkan memiliki pengalaman mengenakan nomor 10 bersama Argentina pada level kelompok umur. Ia membawa nomor tersebut dalam kompetisi bersama tim U-23.
Karakter Almada membuatnya cocok dengan permainan Argentina yang mengandalkan pergerakan cepat.
Ia mampu masuk ke ruang antara lini tengah dan pertahanan lawan. Kemampuan tersebut sangat penting bagi pemain kreatif.
Almada juga tidak selalu membutuhkan banyak sentuhan.
Ia dapat menggerakkan bola dengan cepat dan membuka ruang bagi penyerang. Karakter itu cocok dengan pemain seperti Julián Álvarez atau Lautaro Martínez.
Jika Scaloni mengutamakan pengalaman serta fleksibilitas, Almada memiliki peluang besar.
Franco Mastantuono Mewakili Masa Depan Argentina
Franco Mastantuono juga masuk dalam pembicaraan mengenai nomor 10.
Namanya menarik karena ia sudah mempunyai pengalaman langsung mengenakan nomor tersebut bersama tim senior Argentina.
Mastantuono mengenakan nomor 10 ketika Argentina menghadapi Ekuador pada September 2025. Messi tidak tampil dalam laga tersebut. Situasi itu membuat Mastantuono menjadi salah satu pemain terakhir yang membawa nomor tersebut pada era Messi.
Fakta itu mempunyai nilai simbolis.
Mastantuono memiliki teknik tinggi dan keberanian membawa bola. Ia juga mampu menciptakan peluang dari area tengah maupun sisi lapangan.
Usianya membuat Argentina memiliki waktu panjang untuk mengembangkan potensinya.
Jika Mastantuono terus meningkatkan konsistensi, ia bisa menjadi bagian penting dalam proyek menuju Piala Dunia 2030.
Persaingan tentu tetap ketat.
Pemain muda harus menjaga performa klub agar mendapatkan kepercayaan Scaloni. Mastantuono juga harus menghadapi persaingan dengan gelandang kreatif lain.
Namun, pengalaman mengenakan nomor 10 senior memberikan modal unik baginya.
Nico Paz Punya Peluang Paling Besar
Dari tiga nama tersebut, Nico Paz saat ini memiliki profil yang paling dekat dengan konsep nomor 10 Argentina.
Ia mempunyai kreativitas. Ia juga masih muda dan memiliki kemampuan bermain di antara lini.
Sejumlah laporan Argentina bahkan menempatkan Paz sebagai kandidat utama dalam pembicaraan soal nomor tersebut. Thiago Almada juga terus masuk dalam persaingan, sedangkan Mastantuono menawarkan potensi jangka panjang.
Namun, Scaloni belum perlu terburu-buru mengambil keputusan permanen.
Nomor punggung tidak otomatis menentukan pemimpin baru Argentina.
Scaloni bisa membagi tanggung jawab permainan kepada beberapa pemain. Enzo Fernández, Alexis Mac Allister, Julián Álvarez, Lautaro Martínez, dan pemain muda lain dapat mengambil peran lebih besar.
Nomor 10 Argentina Membawa Tekanan Sangat Besar
Siapa pun yang menerima nomor 10 akan menghadapi tekanan luar biasa.
Publik Argentina memahami sejarah nomor tersebut. Maradona membawanya menuju status legendaris. Messi kemudian membangun warisan baru selama hampir dua dekade.
Karena itu, pemain berikutnya tidak hanya menerima sebuah nomor.
Ia juga menerima ekspektasi.
Namun, Argentina tidak membutuhkan Messi baru.
Argentina membutuhkan generasi baru yang mampu membangun sejarahnya sendiri.
Nico Paz memiliki kreativitas dan potensi besar. Thiago Almada menawarkan pengalaman serta fleksibilitas. Franco Mastantuono membawa bakat muda dan masa depan panjang.




