Bukan Salah Viktor Gyokeres, Potter Yakin Striker Arsenal Bangkit

guyonanbola.com – Viktor Gyokeres menghadapi situasi sulit bersama Arsenal pada awal Premier League 2026/2027. Mikel Arteta belum memberi banyak menit bermain kepada penyerang asal Swedia tersebut.
Gyokeres baru tampil 12 menit di Premier League musim ini. Ia masuk sebagai pemain pengganti saat Arsenal menghadapi Chelsea.
Setelah itu, Arteta kembali memilih Kai Havertz sebagai penyerang utama. Gyokeres pun lebih sering berada di bangku cadangan.
Situasi tersebut memunculkan banyak pertanyaan. Namun, Graham Potter meminta publik tidak menyalahkan Gyokeres.
Potter Bela Viktor Gyokeres
Graham Potter memahami kondisi yang Gyokeres hadapi. Pelatih timnas Swedia itu menilai persaingan dalam skuad memang bisa membuat seorang pemain kehilangan posisi utama.
Potter juga tidak melihat masalah dari sisi kemampuan Gyokeres. Ia justru mengingatkan publik tentang kontribusi besar sang striker pada musim sebelumnya.
Gyokeres mencetak 21 gol dalam 55 pertandingan pada seluruh kompetisi musim 2025/2026. Catatan itu membantu Arsenal menjalani musim yang sukses.
Karena itu, Potter tetap percaya pada kualitas penyerang berusia 28 tahun tersebut. Ia juga yakin situasi dapat berubah dengan cepat.
“Ini bagian dari kehidupan seorang pesepak bola. Situasi bisa berubah dengan cepat,” kata Potter.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa Potter tidak menganggap minimnya menit bermain sebagai masalah besar. Ia justru meminta Gyokeres tetap menjaga fokus.
Arteta Masih Pilih Kai Havertz
Mikel Arteta punya alasan untuk mempertahankan Kai Havertz sebagai ujung tombak. Havertz tampil lebih sering dalam beberapa pertandingan awal Arsenal.
Situasi tersebut membuat Gyokeres harus menunggu kesempatan. Arteta tetap memasukkan namanya dalam skuad, tetapi belum menjadikannya pilihan utama di Premier League.
Arsenal menjalani enam pertandingan kompetitif pada awal musim. Gyokeres hanya bermain 12 menit di Premier League.
Namun, catatan itu tidak menggambarkan seluruh aktivitas Gyokeres. Ia tampil 73 menit saat Arsenal menghadapi Napoli di Liga Champions.
Gyokeres juga tampil dalam kemenangan Arsenal atas Ipswich di Carabao Cup. Pada laga tersebut, Arsenal menang 4-2 dan Gyokeres mendapat kesempatan bermain sejak awal.
Kesempatan tersebut memberi Gyokeres ruang untuk menjaga kondisi pertandingan. Ia juga dapat menunjukkan kemampuannya kepada Arteta.
Gyokeres Belum Kehilangan Kepercayaan Diri
Minimnya menit bermain tentu menjadi tantangan bagi seorang penyerang. Apalagi Gyokeres datang dengan reputasi sebagai pencetak gol.
Meski begitu, Potter melihat sisi positif dari situasi tersebut. Ia yakin Gyokeres tetap memiliki kualitas untuk kembali tampil produktif.
Potter juga mengenal kemampuan Gyokeres bersama timnas Swedia. Karena itu, ia ingin membantu sang striker menemukan kembali rasa percaya dirinya.
Swedia akan menjadi tempat penting bagi Gyokeres dalam beberapa pekan mendatang. Jeda internasional memberi kesempatan bagi sang striker untuk tampil lebih banyak.
Selain itu, pertandingan bersama Swedia dapat membantu Gyokeres menjaga ritme. Ia juga bisa kembali merasakan kepercayaan sebagai pemain utama.
Musim Lalu Gyokeres Jadi Andalan
Gyokeres menjalani musim debut yang sangat produktif bersama Arsenal. Ia mencetak 21 gol dalam 55 pertandingan pada semua kompetisi.
Catatan tersebut membuat Gyokeres menjadi pencetak gol terbanyak Arsenal pada musim lalu. Kontribusinya juga membantu klub meraih gelar Premier League.
Karena itu, perubahan peran pada awal musim baru cukup menarik perhatian. Arteta kini memiliki lebih banyak pilihan di lini depan.
Arsenal mendatangkan beberapa pemain berkualitas. Persaingan dalam skuad pun semakin ketat.
Gyokeres harus menghadapi persaingan tersebut. Namun, ia memiliki pengalaman untuk melewati masa sulit.
Sebelumnya, ia juga pernah menghadapi periode tanpa gol bersama Arsenal. Gyokeres kemudian bangkit dan kembali mencetak gol secara konsisten.
Arsenal Punya Jadwal Padat
Jadwal Arsenal dapat membuka peluang lebih besar bagi Gyokeres. The Gunners harus menjalani pertandingan Premier League, Liga Champions, dan Carabao Cup.
Situasi itu membuat Arteta perlu melakukan rotasi. Pemain seperti Gyokeres bisa mendapat lebih banyak kesempatan ketika jadwal semakin padat.
Selain itu, Arsenal membutuhkan variasi di lini depan. Setiap lawan memiliki karakter permainan berbeda.
Gyokeres memiliki gaya bermain yang berbeda dari Havertz. Ia mampu bermain sebagai penyerang tengah dan mengandalkan pergerakan langsung menuju kotak penalti.
Karena itu, Arteta dapat memilih Gyokeres sesuai kebutuhan pertandingan. Keputusan tersebut juga memberi Arsenal lebih banyak opsi.
Gyokeres Tampil Saat Lawan Napoli
Kesempatan penting datang ketika Arsenal menghadapi Napoli di Liga Champions. Arteta memberi Gyokeres kesempatan bermain selama 73 menit.
Arsenal kemudian menang 1-0. Gyokeres memang belum mencetak gol, tetapi ia mendapat menit bermain jauh lebih banyak daripada laga Premier League.
Pertandingan tersebut menjadi modal penting. Gyokeres bisa merasakan kembali tempo pertandingan tingkat tinggi.
Setelah itu, ia kembali mendapat kesempatan saat Arsenal menghadapi Ipswich di Carabao Cup.
Arteta jelas masih memberi ruang bagi Gyokeres. Karena itu, situasinya belum menunjukkan bahwa sang striker kehilangan tempat dalam rencana Arsenal.
Potter Ingin Gyokeres Menikmati Permainan
Potter memiliki harapan sederhana untuk Gyokeres. Ia ingin penyerang tersebut kembali menikmati sepak bola.
Menurut Potter, Gyokeres memiliki kemampuan besar. Ia juga percaya sang striker dapat membantu Swedia dalam agenda internasional berikutnya.
Swedia akan memanggil Gyokeres untuk pertandingan pada jeda internasional. Kesempatan tersebut bisa memberi pemain pengalaman berbeda dari rutinitasnya bersama Arsenal.
Lebih penting lagi, Gyokeres dapat bermain tanpa tekanan persaingan klub. Ia bisa fokus membantu tim nasional dan membangun kembali ritmenya.
Jika Gyokeres tampil baik bersama Swedia, situasi itu dapat memberi tambahan kepercayaan diri saat kembali ke London.
Persaingan Lini Depan Arsenal
Arsenal kini memiliki persaingan ketat di lini depan. Havertz menjadi pilihan utama Arteta pada awal Premier League.
Sementara itu, Gyokeres menunggu kesempatan untuk mengambil peran lebih besar. Pemain lain juga menawarkan pilihan berbeda bagi Arteta.
Persaingan tersebut membuat setiap menit bermain menjadi penting. Gyokeres harus memanfaatkan setiap peluang yang datang.
Namun, Potter tetap percaya pada kemampuan sang striker. Ia melihat kondisi sekarang sebagai bagian dari perjalanan seorang pesepak bola.
Karena itu, publik tidak perlu melihat minimnya menit bermain sebagai akhir perjalanan Gyokeres di Arsenal.
Kesempatan Gyokeres Masih Terbuka
Musim masih panjang. Arsenal akan menjalani banyak pertandingan dalam beberapa bulan ke depan.
Situasi itu memberi Gyokeres peluang untuk mengubah keadaan. Ia hanya perlu menjaga kondisi dan memanfaatkan kesempatan dari Arteta.
Potter juga terus memberi dukungan. Ia yakin Gyokeres masih memiliki kemampuan untuk kembali menjadi pemain penting.
Pada akhirnya, keputusan tetap berada di tangan Arteta. Sang pelatih harus menentukan penyerang yang paling sesuai dengan kebutuhan setiap pertandingan.
Gyokeres kini menghadapi tantangan baru di Arsenal. Namun, kualitas dan rekam jejaknya membuat peluang untuk bangkit tetap terbuka.
Bagi Potter, minimnya menit bermain bukan alasan untuk meragukan Gyokeres. Ia justru ingin sang striker tetap tenang, bekerja keras, dan menikmati permainan.




