Spanyol Tak Terkalahkan 39 Laga, Kovacic Tegaskan Kroasia Tak Gentar

guyonanbola.com – Spanyol membawa rekor panjang saat menghadapi Kroasia dalam UEFA Nations League 2026/2027. La Roja kini tidak kalah dalam 39 pertandingan internasional secara beruntun.
Catatan tersebut membuat Spanyol melewati rekor Italia. Gli Azzurri sebelumnya mencatat 37 laga tanpa kekalahan.
Spanyol memperpanjang rekor itu setelah mengalahkan Inggris 3-2 di Wembley pada pertandingan pembuka Nations League. Kemenangan tersebut juga memperlihatkan konsistensi tim asuhan Luis de la Fuente.
Namun, Kroasia tidak ingin terpengaruh oleh catatan tersebut. Gelandang Mateo Kovacic justru meminta rekan-rekannya fokus pada permainan sendiri.
Spanyol Bawa Rekor 39 Laga Tanpa Kalah
Spanyol memasuki pertandingan melawan Kroasia dengan modal 39 laga tanpa kekalahan.
La Roja mencatat 30 kemenangan dan sembilan hasil imbang dalam rangkaian tersebut. Spanyol terakhir kali kalah saat menghadapi Kolombia dalam laga persahabatan pada Maret 2024.
Setelah itu, Spanyol terus menjaga konsistensi. Tim tersebut juga meraih sejumlah prestasi penting dalam periode tersebut.
Spanyol memenangkan Nations League 2023. Setelah itu, mereka merebut Euro 2024.
Kini, La Roja juga membawa status juara dunia ke persaingan Nations League. Karena itu, pertandingan melawan Kroasia menarik perhatian besar.
Kovacic Tidak Takut dengan Rekor Spanyol
Mateo Kovacic memahami kualitas Spanyol. Ia juga mengakui lawannya memiliki banyak pemain hebat.
Namun, gelandang Kroasia tersebut tidak ingin timnya merasa takut.
Kovacic meminta Kroasia fokus pada rencana permainan. Ia ingin timnya merebut bola dan mengurangi kekuatan utama Spanyol.
Menurut Kovacic, Spanyol memiliki kemampuan luar biasa ketika menguasai bola. Karena itu, Kroasia perlu bekerja keras untuk mengganggu aliran permainan La Roja.
Kovacic juga menilai Kroasia memiliki peluang untuk memberikan perlawanan.
Ia bahkan menganggap misi menghentikan rekor Spanyol bukan sesuatu yang mustahil.
Kroasia Punya Modal Kemenangan atas Ceko
Kroasia juga mengawali Nations League dengan hasil positif.
Luka Modric dan rekan-rekannya menang 2-1 atas Republik Ceko pada pertandingan pertama.
Hasil tersebut memberi Kroasia tiga poin. Karena itu, mereka datang ke Sevilla dengan kepercayaan diri yang cukup.
Sementara itu, Spanyol mengalahkan Inggris 3-2 di Wembley.
Kedua tim sama-sama membawa kemenangan dari pertandingan pertama. Situasi tersebut membuat duel di Stadion Ramón Sánchez-Pizjuán semakin menarik.
Spanyol ingin menjaga rekor panjangnya. Kroasia ingin mencuri hasil positif dari markas sang juara dunia.
Spanyol Mengandalkan Generasi Baru
Kovacic juga memberikan perhatian terhadap perkembangan generasi baru Spanyol.
Ia menyebut Rodri, Pedri, dan Lamine Yamal sebagai pemain yang menarik perhatiannya.
Rodri membawa pengalaman besar di lini tengah. Pedri menawarkan kreativitas dari area tengah. Sementara itu, Yamal mampu menciptakan ancaman melalui kemampuan individu.
Kovacic juga pernah bermain bersama Rodri di Manchester City. Karena itu, ia memahami kualitas gelandang tersebut.
Selain itu, Kovacic melihat kemunculan pemain muda sebagai bagian penting dari perkembangan Spanyol.
La Roja tetap mempertahankan identitas permainan. Namun, generasi baru memberi variasi dalam cara tim menyerang.
Yamal Jadi Ancaman dari Sisi Serangan
Lamine Yamal menjadi salah satu pemain yang perlu mendapat perhatian Kroasia.
Pemain Barcelona tersebut memiliki kemampuan membawa bola melewati lawan. Ia juga mampu menciptakan peluang melalui umpan maupun pergerakan dari sisi kanan.
Yamal turut memainkan peran penting saat Spanyol menghadapi Inggris.
Kroasia tentu perlu menjaga jarak antarlini ketika menghadapi pemain seperti Yamal. Jika memberikan terlalu banyak ruang, pemain muda tersebut dapat menciptakan peluang.
Namun, Kovacic tidak ingin timnya hanya fokus pada satu pemain.
Spanyol memiliki banyak pemain berkualitas. Karena itu, Kroasia perlu menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan.
Rekor Spanyol Tidak Membuat Kroasia Mundur
Kovacic menghormati pencapaian Spanyol. Namun, ia tidak ingin rekor tersebut memengaruhi mental Kroasia.
Menurutnya, tim harus menghormati lawan tanpa merasa rendah diri.
Kroasia juga memiliki pengalaman menghadapi Spanyol dalam pertandingan besar. Kedua tim pernah bertemu di final Nations League 2023.
Saat itu, Spanyol mengalahkan Kroasia melalui adu penalti setelah pertandingan berakhir tanpa gol hingga perpanjangan waktu.
Kroasia tentu masih mengingat pengalaman tersebut. Namun, pertandingan baru membutuhkan pendekatan baru.
Spanyol Punya Keunggulan dalam Pertemuan Terakhir
Spanyol juga memiliki catatan bagus dalam beberapa pertemuan terakhir.
Pada Euro 2024, Spanyol menang 3-0 atas Kroasia.
Sebelumnya, Spanyol juga mengalahkan Kroasia melalui adu penalti pada babak 16 besar Euro 2020. Kedua tim bermain 3-3 selama waktu normal dan perpanjangan waktu.
Namun, sejarah tidak menentukan hasil pertandingan berikutnya.
Kroasia tetap memiliki peluang untuk memberikan perlawanan. Apalagi mereka memiliki pemain berpengalaman seperti Modric dan Kovacic.
Pertandingan Berlangsung di Sevilla
Spanyol dan Kroasia akan bertemu di Stadion Ramón Sánchez-Pizjuán, Sevilla, pada Selasa, 29 September 2026.
Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Spanyol untuk mempertahankan rekor 39 laga tanpa kekalahan.
Sebaliknya, Kroasia ingin menunjukkan bahwa mereka mampu menghadapi tim dengan performa panjang tersebut.
Luis de la Fuente tentu akan meminta pemainnya menjaga konsentrasi. Ia juga perlu memastikan Spanyol tetap bermain dengan karakter yang selama ini mereka bangun.
Kroasia kemungkinan akan mencoba mengganggu penguasaan bola Spanyol. Strategi tersebut sesuai dengan pernyataan Kovacic yang ingin mengurangi senjata utama La Roja.
Kroasia Fokus pada Permainan Sendiri
Kovacic menegaskan bahwa Kroasia tidak ingin terlalu memikirkan rekor Spanyol.
Sikap tersebut menunjukkan pendekatan Kroasia menjelang pertandingan. Mereka menghormati Spanyol, tetapi tetap ingin memainkan gaya sendiri.
Di sisi lain, Spanyol punya target berbeda. La Roja ingin memperpanjang catatan 39 pertandingan tanpa kekalahan.
Pertandingan ini juga mempertemukan dua tim yang sama-sama meraih kemenangan pada laga pembuka Nations League.
Karena itu, duel Spanyol dan Kroasia memiliki arti penting bagi persaingan grup.
Kini, semua perhatian tertuju ke Sevilla. Spanyol membawa rekor panjang. Kroasia membawa keyakinan untuk menghentikannya.
Pertandingan tersebut akan menunjukkan apakah La Roja mampu menjaga catatan impresifnya atau Kroasia berhasil memberikan kejutan.




