Tottenham Masih Mandul, Skuad Mahal Ukir Sejarah Buruk

guyonanbola.com – Tottenham Hotspur kembali gagal mencetak gol di Premier League. Spurs bermain imbang 0-0 saat menjamu Everton pada Sabtu (12/9/2026).
Hasil tersebut memperpanjang masalah Tottenham pada awal musim 2026/27. Tim asuhan Roberto De Zerbi belum mencetak satu gol pun dalam empat pertandingan liga.
Catatan itu menjadi sejarah buruk bagi Tottenham. Untuk pertama kalinya, Spurs menjalani empat laga awal Premier League tanpa mencetak gol.
Situasi tersebut terasa ironis karena Tottenham mengeluarkan dana besar pada bursa transfer musim panas. Klub membangun skuad baru dengan harapan besar.
Namun, investasi tersebut belum menghasilkan ketajaman di lini depan. Spurs justru kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Tottenham Gagal Bobol Gawang Everton
Tottenham menguasai bola lebih banyak saat menghadapi Everton. Spurs juga mencoba menekan sejak awal pertandingan.
Namun, dominasi tersebut tidak menghasilkan gol. Lini depan Tottenham kembali kesulitan menemukan celah.
Everton mampu menjaga pertahanan dengan disiplin. Jordan Pickford juga tampil tenang ketika Tottenham mendapatkan peluang pada babak kedua.
Tottenham baru mencatat tembakan tepat sasaran pada awal babak kedua. Spurs kemudian kembali mendapat peluang pada menit-menit akhir.
Lucas Bergvall hampir membuka keunggulan Tottenham. Namun, Pickford berhasil menggagalkan peluang tersebut.
Akhirnya, kedua tim harus puas berbagi angka. Tottenham kembali meninggalkan lapangan tanpa gol.
Spurs Ukir Catatan Buruk
Hasil imbang tersebut membawa Tottenham pada rekor yang tidak mereka inginkan. Spurs kini melewati empat pertandingan Premier League tanpa mencetak gol.
Tottenham juga belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan tersebut. Perolehan dua poin membuat mereka berada di posisi ke-17 klasemen.
Catatan ini tentu memberi tekanan kepada Roberto De Zerbi. Pelatih asal Italia itu harus segera menemukan solusi untuk masalah serangan.
De Zerbi mengakui timnya mengalami masalah mental. Ia menyebut para pemain menghadapi hambatan psikologis ketika masuk ke area sepertiga akhir lawan.
Selain faktor mental, De Zerbi juga menyoroti kondisi fisik skuad. Cedera dan kedatangan beberapa pemain baru turut memengaruhi persiapan tim.
Tottenham Habiskan Dana Besar
Tottenham memasuki musim baru dengan perubahan besar. Klub menggelontorkan lebih dari 300 juta pound untuk memperkuat skuad.
Sejumlah pemain baru datang pada musim panas. Sávio, Omar Marmoush, Mathys Tel, Mateus Fernandes, dan Sandro Tonali masuk dalam proyek baru Spurs.
Tottenham berharap para pemain tersebut langsung meningkatkan kualitas tim. Namun, hasil di lapangan belum menunjukkan perubahan signifikan.
Lini depan justru masih mandul. Spurs belum mampu mengubah penguasaan bola menjadi gol.
Kondisi tersebut membuat investasi besar Tottenham mendapat sorotan. Penggemar tentu ingin melihat hasil dari belanja besar klub.
Rekrutan Baru Belum Tunjukkan Ketajaman
Tottenham mendatangkan sejumlah pemain dengan harapan tinggi. Klub ingin membangun skuad yang lebih kompetitif setelah menjalani musim sebelumnya dengan hasil buruk.
Namun, para pemain baru masih membutuhkan waktu untuk menemukan kombinasi terbaik. Pergantian komposisi tim juga membuat De Zerbi harus mencari formula yang tepat.
Sávio menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian. Pemain tersebut memiliki kemampuan dalam duel satu lawan satu.
Omar Marmoush juga datang dengan reputasi sebagai penyerang produktif. Namun, Tottenham belum mampu memaksimalkan potensinya pada awal musim.
Situasi itu menunjukkan satu masalah utama. Spurs membutuhkan kesinambungan dalam permainan agar para pemain baru bisa tampil lebih efektif.
De Zerbi Hadapi Tekanan
Roberto De Zerbi kini menghadapi tantangan besar. Pelatih tersebut harus segera mengakhiri paceklik gol Tottenham.
De Zerbi tetap meminta para pemain menjaga ketenangan. Ia percaya timnya memiliki kualitas untuk memperbaiki situasi.
Menurutnya, Tottenham hanya perlu meningkatkan keputusan pada sepertiga akhir lapangan. Pemain harus lebih cepat menentukan pilihan ketika mendapatkan peluang.
Selain itu, Tottenham perlu meningkatkan kebugaran. Beberapa pemain datang terlambat setelah menjalani agenda bersama klub sebelumnya.
Cedera juga mengganggu persiapan Spurs. Mykhailo Mudryk mengalami cedera pergelangan kaki setelah kembali memperkuat Tottenham.
Suporter Mulai Kehilangan Kesabaran
Hasil tanpa gol kembali membuat suporter Tottenham frustrasi. Sebagian penonton memberikan respons negatif setelah pertandingan melawan Everton.
Suporter tentu memiliki alasan untuk kecewa. Tottenham mengeluarkan dana besar, tetapi lini serang belum menunjukkan hasil.
Situasi tersebut semakin sulit karena Spurs belum meraih kemenangan. Dua poin dari empat pertandingan membuat posisi mereka berada di papan bawah.
Namun, musim masih panjang. Tottenham masih memiliki banyak pertandingan untuk memperbaiki keadaan.
Karena itu, De Zerbi harus segera menemukan formula yang tepat. Pergantian strategi juga bisa menjadi opsi jika lini depan terus mengalami kebuntuan.
Tottenham Harus Segera Bangkit
Tottenham tidak bisa terus mengandalkan penguasaan bola. Spurs membutuhkan serangan yang lebih tajam.
Para pemain juga harus meningkatkan keberanian ketika memasuki kotak penalti. Keputusan cepat dapat membuka ruang bagi penyerang.
Selain itu, lini tengah harus memberikan dukungan lebih besar. Umpan dari sektor tersebut dapat membantu Tottenham menciptakan peluang lebih banyak.
De Zerbi juga perlu menemukan kombinasi terbaik di lini depan. Kehadiran pemain baru harus menghasilkan variasi serangan.
Jika Tottenham mampu memperbaiki masalah tersebut, mereka masih punya kesempatan memperbaiki posisi. Namun, setiap pertandingan berikutnya akan membawa tekanan yang semakin besar.
Skuad Mahal Harus Segera Membuktikan Diri
Tottenham sudah mengeluarkan dana besar untuk membangun skuad baru. Kini, para pemain harus menjawab investasi tersebut melalui performa di lapangan.
Empat pertandingan tanpa gol menjadi alarm bagi Spurs. Catatan tersebut juga menunjukkan besarnya pekerjaan yang harus De Zerbi selesaikan.
Tottenham perlu segera menemukan gol pertama. Setelah itu, kepercayaan diri pemain bisa meningkat.
Namun, Spurs tidak hanya membutuhkan satu gol. Mereka harus membangun konsistensi agar hasil positif terus datang.
Untuk sementara, Tottenham masih menghadapi awal musim yang sulit. Skuad mahal mereka belum mampu memberikan ketajaman yang penggemar harapkan.
Pertandingan berikutnya akan menjadi kesempatan penting bagi De Zerbi dan anak asuhnya. Tottenham harus segera bangkit jika ingin keluar dari papan bawah dan mengubah sejarah buruk pada awal musim ini.




